Pantau tumbuh, kejar yang tertinggal, tutup rujukannya.
Tumbuh kembang balita yang terpantau, bukan sekadar ditimbang.
TumbuhKu mengubah setiap penimbangan menjadi kurva WHO, mendeteksi anak yang tertinggal lebih awal, menyusun rencana asuh mingguan yang adaptif, dan mengawal rujukan sampai tertutup — untuk orang tua dan kader posyandu.
Loop TumbuhKu
Ukur & plot
Berat, tinggi, dan lingkar kepala dihitung z-score-nya dari tabel WHO dan diplot ke kurva.
Deteksi celah
Kurva melandai, kunjungan terlambat, dan imunisasi terlambat terdeteksi otomatis.
Rencana asuh adaptif
Aksi kecil mingguan sesuai usia dan tahap makan, menyesuaikan saat keluarga gagal — tanpa reset.
Rujukan sampai tutup
Setiap red flag menjadi kartu rujukan yang dilacak: dirujuk, janji, dikunjungi, hingga hasil.
Menjawab tuntutan Challenge 04
- Identifikasi risiko & celah perawatan secara transparan
- Jalur preventif personal dalam pedoman yang berlaku
- Keterlibatan keluarga yang sesuai budaya, dengan pilihan nyata
- Pengaman populasi lokal & privasi data anak
- Evaluasi berbasis outcome, bukan sekadar aktivitas
TumbuhKu bukan alat medis. Screening bukan diagnosis. Sinyal risiko diarahkan ke tenaga profesional.